terimakasih sudah berkunjung || Klik di sini
English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

ASAM JAWA (Tamarindus indica L.)


Kingdom  : Plantae
Divisio    : Magnoliophyta
Class      : Magnoliopsida
Ordo       : Fabales
Familia    : Fabaeeae
Subsuku  : Caesalpinioideae
Genus     : Tamarindus
Species   : Tamarindus indica



Daerah Penyebaran
Pohon ini berasal dan Afrika biasanya hidup di daerah beriklim tropis. Di Indonesia ditemukan di dataran rendah sebagai pohon penaung dan di tepi-tepi jalan raya.

Uraian Tanaman
Pohon asam jawa dapat mencapai ketinggian 25 m, dengan daun bersirip sama rata dan bunganya berwarna kekuningkuningan. Buahnya dapat mencapai panjang 3,5 - 20 cm dan tebal 2,5 cm. Kulit buah berwarna cokeat dengan daging buah berasa asam. Waktu muda daging buah berwarna putih kehijauan dan sesudah tua menjadi coklat.

Kandungan & Manfaat
Buah asam mengandung bermacam-macam asam (asam tatrat, asam malat, asam sitrat, asam suksinat, asam asetat) yang memudahkan proses buang air besar, melancarkan peredaran darah, dan mendinginkan. Daunnya berkhasiat memperlancar buang air besar dan menghilangkan rasa sakit.
Buah asam mengandung flavonoid, sehingga bersifat anti radang dan dapat membantu pengeluaran keringat. Daging buah asam dapat dibuat agar-agar, sirup atau manisan dan untuk mengasamkan makanan. Biji dibakar atau digoreng dan dapat dimakan. Buahnya dipakai sebagai obat dan sekarang sudah termasuk dalam hampir semua daftar farmakope. Asam jawa merupakan tanaman obat-obatan yang digunakan kurang lebih di 23 negara. Buah tua (asem kawak) berguna sebagai obat karena mengandung minyak yang tidak termasuk minyak terbang (madu asem). Dapat juga digunakan untuk membersihkan barang logam yang warnanya menjadi kehitaman. Asem kawak bila dicampur air biasanya digunakan sebagai obat gugur. Daging buah banyak mengandung asam tartar yang merupakan bahan utama untuk Fruit Salts, buatan Inggris. Daun muda berguna sebagai obat luar untuk borok, encok, bisul, eksim.

Obat alami untuk penyakit sebagai berikut
1. Bisul
2. Jerawat
3. Gatal berupa titik-titik merah bergelembung air
4. Gatal pada bekas luka yang sudah kering
5. Nyeri haid
6. Haid bau anyir
7. Batuk kering
8. Sariawan
9. Keputihan
10. Campak
11. Borok (luka berair dan bernanah, gatal, dan pedih)
Catatan: Ramuan asarn kawak jangan diminum oleh wanita hamil.


Manfaat Tanaman Cabai


(Berbagai Tanaman Untuk Obat Alami)
Fungsi Cabai
Kiasifikasi Tanaman
Kingdom   : Plantae
Divislo       : Magnoliophyta
Class          : Magnoliopsida
Subclass    : Asteridae
Ordo          : Solanales
Familia      : Solanaceae
Genus        : Capsicum
Species      : - Cczpsium annuum
                                                                          - Capsium frutescens
                                                                          - Capsium chinense

Daerah Penyebaran
Cabai merupakan tanaman yang mudah ditanam di dataran rendah ataupun di dataran tinggi.Daerah penanaman cabai di Indonesia tersebar di Pulau Jawa, seperti Jawa Timur (Gresik, Lamongan, Tuban, dan Malang), Jawa Tengah (Brebes, Semarang, Magelang, Rembang, dan DI Yogyakarta), serta Jawa Barat (Cianjur, Bandung, Serang, Bekasi, dan Bogor). Di luar pulau Jawa, seperti, Sumatra, Kalimantan, dan wilayah Indonesia Timur cabai sangat kurang dibudidayakan. Salah satu alasannya adalah karena daerah-daerah tersebut sebagian besar tandus atau kering.
Uraian Tanaman
Cabai atau lombok (bahasa Jawa) adalah tanaman hortikultura berbentuk perdu yang dalam budidayanya membutuhkan air yang cukup. Cabai berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing. Apabila sudah tua buah cabai berwarna merah atau hijau tua, berisi biji dalam jumlah banyak, dan berasa pedas.
Tanaman cabai diperbanyak melalui biji yang diperoleh dan tanaman yang sehat serta bebas dan hama dan penyakit. Tanaman cabai sebaiknya ditanam pada tanah yang kaya humus, gembur, dan tidak tergenang air ; pH tanah yang ideal sekitar 5 -6. Waktu tanam yang baik untuk lahan kering pada akhir musim hujan (Maret-April).

Kandungan dan Manfaat
Cabai digunakan sebagai bumbu untuk menambahkan rasa pedas pada makanan. Di dalam cabai diketahui terkandung kapcaisin, dihidrokapcaisin, vitamin A dan C, minyak atsiri, zat warna kapsantin, karoten. Pada cabai merah juga mengandung berbagai mineral seperti fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan niasin. Sedangkan dalam biji cabai rawit terdapat solanine, solamidine, solamargine, steroid, dan antibiotik.
Cabai merah bersifat panas dan merupakan stimulan untuk meningkatkan nafsu makan, sebagai diaforetik atau peluruh keringat, perangsang kulit, obat gosok, tonik, stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, antirematik, menghancurkan bekuan darah atau antikoagulan, peluruh liur, dan peluruh kencing.
Cabai juga berpotensi untuk mengobati penyakit kanker. Zat kapcaisin yang terkandung di dalam cabai dapat mengikat protein pada mitokondria sel kanker sehingga menyebabkan kematian sel kanker. Aktivitas zat kapcaisin tersebut tidak membahayakan sel-sel sehat di sekeliling sel kanker. Kapcaisin juga berkhasiat menyembuhkan gatal-gatal dan mengurangj rasa sakit.Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa kapcaisin terbukti dapat melindungi membran mukosa lambung tiari serangan asam salisilat atau alkohol yang menyebabkan rasa pedih pada lambung.
Khusus untuk cabai rawit, diketahui memiliki khasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah dan menurunkan kadar kolestrol. Satu hal lagi, banyaknya kandungan zat karoten dalam cabe jenis ini, menyebabkan cabai rawit diduga dapat mengatasi infertilitas atau ketidaksuburan, memperlambat proses penuaan, dan sebagai obat kuat.
Tentunya cukup sulit bagi kita untuk mengkonsumsi cabai mi secara langsung. Agar lebih nikmat, cabai sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk sambal atau dikombinasikan dengan sayuran dan lalapan segar untuk melengkapi nilai nutrisinya.


Sehat alami dengan obat alami


Manfaat Tanaman Kayu Manis


(Berbagai Tanaman Untuk Obat Alami)
Fungsi kayu manis
Kiasifikasi Tanaman
Kingdom   : Plantae
Divisio       : Magnoliophyta
Class          : Magnoliopsida
Ordo          : Laurales
Familia      : Lauraceae
Genus        : Cinnamomum
Species      : Cinnamomum verum

Daerah Penyebaran
Asal-usul kayu manis tidak jelas, kemungkinan berasal dan China, Vietnam, Korea, dan Jepang. Kayu manis dapat tumbuh secara baik di tanah suhur, drainasenya baik, liat berpasir, curah hujan lebih dan 1000 mm, penyebaran hujan merata dengan suhu tahunan di atas 16°C dan cahaya yang cukup. Setelah melewati masa anakan, dapat bertahan pada suhu di bawah -9°C.

Uraian Tanaman
Kayu manis dapat mencapai ketinggian 40 m. Kulit kayu berwarna kuning atau cokelat dengan retakan vertikal. Daun bergantian, sederhana, dengan 3 sampai beberapa tulang daun berbeda, berbau menyengat bila di remas. Bunga berkelamin ganda putih kekuningan, lunak, dengan malai di ujung.
Kayu manis (Cinnamomum verum atau C. zeylaraicum) adalah sejenis pohon rempah-rempah yang beraroma kuat, manis, dan pedas. Karena sifatnya tersebut kaya manis sangat digemari masyarakat untuk digunakan sebagai bumbu.
Kayu manis menjadi salah satu bumbu makanan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu, dan ada beberapa masakan khas Indonesia yang mensyaratkan sebagai bumbu wajib untuk mendapakan masakan yang lezat, seperti kolak, cookies, dan cake.
Penggunaannya dapat dalam bentuk kulit kayu maupun bubuk. Dalam penyimpanannya kayu manis membutuhkan tempat yang kering dan tertutup rapat agar aroma wangi tidak hilang.

Kandungan dan Khasiat
Kayu manis banyak mengandung senyawa kimia bermanfaat, seperti zat aktif N-terpinena, 1,8-sineol, terpin-eol, Z-sitral, geranial, minyak atsiri berupa trans-kariofilena, eugenol, miristin, 3-karena, N-pinena dan 1-limonena.
Kandungan kimia yang terdapat pada kayu manis mempunyai khasiat yang sangat banyak bagi kesehatan tubuh. Di antaranya dapat meringankan dan rnenyembuhkan penyakit radang lambung, tekanan darah tinggi, vertigo, liver. sariawan, asam urat, rematik, asma, dan kram waktu haid. Kayu manis juga berkhasiat untuk mencegah influenza, masuk angin, muntah-muntah, mual, rematik, memperlancar pencernaan, anti diare, mengurangi keletihan tubuh. Kayu manis juga berpotensi besar sebagai antioksidan alami untuk menangkal radikal bebas sehingga melindungi tubuh dan penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung koroner. Pada kulit batang kayu manis terkandung zat yang merangsang insulin. Aktifitas insulin akan memperlancar proses metabolisme glukosa, sehingga kadar gula di dalam darah bisa ditekan mendekati normal.

Ramuan untuk beberapa penyakit.
• Asam Urat
Ambil 1 jari kulit kayu manis, 15 gr jahe merah, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, gr biji pala dan 4 gr daun cocor bebek. Rebus semua bahan dengan menggunakan 600 cc air sampai tersisa 300 cc, saring dan diminum.
• Hipertensi
Ambil 1 jari kulit kayu manis, 10 gr asam trenggalis, 6o gr rambut jagung, 30 gr daun seledri. Rebus semua bahan dengan 6oo cc air hingga tersisa 300 cc. Saring dan minum airnya ketika masih hangat.

• Sariawan
Sediakan 2 jari kulit kayu manis, cuci kemudian potongPotong. Rebus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc. Saring dan minum airnya ketika masih hangat 2 sendok makan 3 kali sehari.



 

=MFC= Copyright © 2010 MFC-Servis is Designed by Lasantha, 081 0000000